Rabu, 27 Januari 2010

BANDUNG (Mitra Komputer.com) - Meningkatnya permintaan tenaga kerja dibidang IT, mendorong sejumlah penggiat IT menggelar Bandung IT Champ (BIT Champ) atau bisa juga disebut sebagai 'pesantren IT'.

Namun di pesantren ini berbeda dengan pesantren lainnya yang mengajarkan ilmu mengaji atau kaidah-kaidah ilmu Islam. Di BIT Champ ini, para santrinya diajarkan bahasa-bahasa pemrograman yang bersinggungan langsung dengan IT.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Departemen Komunikasi dan Informasi, Cahyana Ahmadjayadi mengatakan, saat ini yang disayangkannya banyaknya tenaga kerja yang ada tidak memiliki sertifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

"Tantangan ini belum bisa dipenuhi oleh institusi pendidikan yang ada. Secara akademik dan skill tenaga kerja kita mampu bersaing. Namun tanpa sertifikasi, kita tidak bisa bersaing," ujar Cahyana di Bandung Minggu (4/10) siang.

Selain itu didirikannya BIT Champ ini sebagai salah satu upaya mengembangkan sumber daya manusia profesional dan kreatif di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Badan Litbang SDM.

"Tentunya dalam pendiriannya pun berkolaborasi dengan kalangan industri yang menginisiasi pendirian BIT Champ," jelasnya.

Menurut Koordinator Bit champ, Mugi Sugiarto para peserta yang dilatih di BIT Champ ini tidak memerlukan waktu lama dan mereka akan siap kerja serta bersaing dengan tenaga kerja terlatih lainnya.

"Para peserta BIT Champ akan dibekali sertifikat dari Sun dan Oracle. Maksimal dalam waktu 3 bulan kita akan hasilkan tenaga kerja yang bisa berdaya saing," ujar Mugi.

Pendirian BIT Champ ini, imbuhnya, didukung oleh Depkominfo serta komunitas kreatif digital, MIKTI serta industri-industri nasional di bidang TIK. "PT SIMS, PT INTI, Indonesian Towers dan beberapa perusahaan lainnya mendukung langkah kami," katanya.

TEL AVIV (Mitra Komputer.com) - Dalam era hak paten saat ini, sebuah berita datang dan mengejutkan pengguna internet. Sebuah perusahaan Israel mengklaim memiliki hak paten pemendekan alamat URL (URL Shortcut).

URL Shortcut saat ini sering digunakan oleh para pengguna internet, khususnya pengguna situs jejaring sosial Twitter yang hanya membolehkan 140 karakter penulisan saja. URL shortcut ini cukup digemari karena alamat web yang panjang sekalipun dapat di persingkat sehingga menghemat ruang penulisan.

Paten tersebut telah didaftarkan sejak 1998. Namun Netex Corp baru mendapat persetujuan pada 8 Desember 2008. URL Shorcut dideskripsikan sebagai sebuah sistem yang memungkinkan penulisan alamat web seperti menuliskan kata. Namun saat diklik, maka kata tersebut akan langsung mengarahkan pengguna internet ke web yang dimaksud.

"Kami akan memasuki pasar Amerika dan mencoba untuk membuat sebanyak mungkin paten yang kami miliki, meski masih banyak hal yang harus dibahas bersama," ujar CEO Netex Corporation, Aviv Refuah, yang masih berusia 26 tahun, seperti dikutip melalui ZDnet, Sabtu (3/10).

Menurut dia, perusahaan Israel miliknya tersebut telah menunggu 10 tahun lamanya untuk mendapatkan paten itu. Ke depan, perusahaan internet macam Google, Microsoft, Yahoo dan lainnya diharuskan membayar royalti kepada Netex untuk menggunakan sistem pemendekan URL tersebut.

Hak paten ini akan habis masa berlakukan dalam jangka waktu 20 tahun dari sekarang.

WASHINGTON (Mitra Komputer.com) - Sekretaris Keamanan Cyber AS Janet Napolitano mengumumkan bahwa lembaganya telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintahan AS untuk mempekerjakan 1.000 ahli keamanan cyber dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.

"Kewenangan ini memungkinka kami merekrut analis dan pakar cyber terbaik, serta para pengembang dan teknisi internet di seluruh dunia untuk bekerja melawan ancaman dunia komunikasi dan cyber yang mengancam negara," kata Napolitano seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/10).

Dia menyebutkan perekrutan baru ini akan membantu mengisi jajaran dewan misi keamanan internet dan komunikasi guna melindungi infrastruktur, jaringan dan sistem cyber.

"Keamanan cyber yang efektif membutuhkan semua partner yang berasal dari kalangan individual, komunitas, serta pemerintah dan sektor swasta bekerjasama dalam melindungi dan memperkuat jaringan cyber kita," kata Napolitano.

Dia menyebutkan, para hali keamanan cyber akan mengisi sejumlah peran penting termasuk risiko cyber dan analisa strategis, respon insiden cyber, dan lain sebagainya.


JAKARTA (Mitra Komputer.com) - Sebuah jaket akan memberikan kehangatan dan rasa nyaman saat dikenakan di cuaca dingin. Namun, selain memberikan kehangatan dan kenyamanan, sebuah jaket nyentrik juga bisa digunakan untuk isi ulang iPod. Seperti apa?

Refugium Jacket, demikian nama jaket canggih keluaran Mountain Hardwear tersebut. Dikutip detikINET dari Planetski, Jumat (2/10/2009), jaket ini dibanderol cukup mahal, pada harga US$ 375 atau sekitar Rp 3,7 juta.

Jaket ini dilengkapi dengan baterai 10 watt dengan 3 pengatur panas yang dikontrol dengan switch. Adaptor USB juga dapat ditambahkan untuk mere-route energi yang digunakan untuk mengisi ulang iPod.

Tentunya dengan kehadiran Refugium Jacket ini, pemakai iPod tidak perlu lagi kebingungan saat akan mengisi ulang baterai di kala bepergian. Namun, sayangnya jaket tersebut baru tersedia di Amerika Serikat.

AKARTA (Mitra Komputer.com)- Bumba Labs LLC produsen pembuat software survei di Facebook, sedang mencari cara agar polling yang bertanya apakah Presiden Barack Obama harus dibunuh tidak kembali terulang.

Facebook harus menarik seluruh aplikasi survei kemarin, hingga Bumba Labs LLC menghapus polling pembunuhan Obama.

Mekanisme pengaturan survei tidak bekerja cukup cepat, kata Jesse Farmer, chief executive officer Bumba Labs mengatakan dalam wawancara.

USSS (United States Secret Service) kemarin mengatakan bahwa ada ancaman terhadap orang-orang yang dilindungi termasuk menyelidiki polling Obama.

Farmer yang bekerja sama untuk kampanye kepresidenan Obama, mengatakan user Facebook menggunakan program polling miliknya dan menciptakan 10.000 survei setiap harinya. Software polling itu telah diaktifkan kembali di Facebook.

"Kami berkomitmen untuk bertindak secara bertanggung jawab dan bereaksi cepat untuk mencatat hal-hal yang melanggar kebijakan kami serta akan terus memperbaiki kebijakan, prosedur dan waktu respon di daerah ini," kata Barry Schnitt, Jubir Facebook yang berbasis di Palo Alto, California.

Bumba Labs yang berlokasi di San Francisco Bay Area dan memiliki empat karyawan, mulai membuat polling pada bulan Juni lalu. Aplikasi tersebut telah memiliki 4 juta user bulan lalu. Polling menyangkut semua topik, mulai dari politik hingga tempat-tempat favorit.

Farmer mengatakan mencegah polling pembunuhan Obama tidak akan semudah menyortir survei lewat kata kunci seperti kill atau murder. Karena kedua kata tersebut dapat digunakan dalan frase kalimat yang tidak dimaksudkan untuk menyakiti orang seperti dalam kalimat company killing product line, katanya.


JAKARTA (Mitra Komputer.com)- Dell Inc. memperkenalkan laptop bisnis ultra tipis terbaru. Adapun prosesor yang memperkuat notebook tersebut bisa dipilih mulai dari prosesor Ultra Low Voltage Core 2 Duo SU9600 (1,6GHz) atau SU9400 (1,4GHz) dengan layar 16 inci mendukung resolusi 1600x900. Menariknya, produk ini merupakan notebook pertama yang memungkinkan pengguna menyingkirkan kabel-kabel, termasuk kabel power.

"Dell Latitude Z series bisa diisi ulang dengan menempatkannya pada dudukan khusus yang menghasilkan medan elektromagnetik," kata Steve Belt, Vice President of Engineering for Dell Business Client Hardware Group, seperti VIVAnews kutip dari PCWorld, 30 September 2009.

Belt menyebutkan, charger nirkabel yang berfungsi sebagai dudukan notebook tersebut mampu mengisi ulang baterai dengan kecepatan isi ulang yang sama dengan charger berkabel pada umumnya. "Meski menggunakan medan elektromagnetik, charger ini tidak mengganggu perangkat lain yang ada di dekatnya," kata Belt.

Selain dudukan untuk charging nirkabel, Dell juga menawarkan docking opsional berbasis teknologi Ultrawideband. Docking yang dapat ditempatkan di dekat meja pengguna ini memiliki sejumlah konektor USB, DVI video dan audio jack yang terhubung ke notebook lewat koneksi kabel. Untuk memanfaatkannya, Latitude Z perlu ditempatkan di dalam jarak 3 meter untuk terhubung secara nirkabel dengan docking tersebut.

Sayangnya, aksesoris menarik tersebut tidaklah murah. Dudukan charger nirkabel Dell tersebut dijual seharga 199 dolar AS, sementara docking station juga dijual terpisah seharga 199 dolar AS. Artinya, pengguna perlu merogoh kocek tambahan sekitar 400 dolar AS selain biaya sebesar 1.999 dolar AS untuk membeli Latitude Z terbaru dari Dell tersebut.

JAKARTA (Arrahmah.com) - Bahkan orang besar semacam Bill Gates pun bisa salah dalam membuat pernyataan. Apalagi saat mereka membuat prediksi tentang kondisi di masa depan.

Baru-baru ini majalah gadget T3 mengurutkan daftar orang-orang yang memprediksi masa depan teknologi, tapi terbukti salah total. Bill Gates pendiri Microsoft, menjadi salah satu di antaranya.

Pria yang tahun ini baru saja pensiun dari Microsoft itu memang kerap membuat ramalan kontroversial.

Tapi dosa terbesarnya adalah ketika di tahun 1981, ia meramal tak ada orang yang membutuhkan kapasitas memori komputer lebih dari 640 KB.

Nyatanya, hampir semua komputer saat ini menyediakan memori yang setidaknya berkapasitas 512 megabita, atau hampir seribu kali lipat dari prediksi Gates.

Tak hanya itu, T3 juga menderetkan "dosa" Bill Gates berikutnya, saat di Forum Ekonomi Dunia 2004 mengatakan bahwa, “dua tahun dari sekarang masalah spam akan bisa diselesaikan.

Untung T3 tak menyebutkan ‘ramalan amatiran’ Bill Gates lainnya, seperti matinya media cetak yang ia ungkapkan di forum yang sama, di Davos, pada tahun 1996.

Bak cenayang, Gates memang gemar sekali melayangkan ramalan. Beberapa di antaranya, masih menunggu untuk dibuktikan, misalnya ramalan Gates dua tahun lalu, yang mengatakan bahwa masalah pembajakan di Asia akan selesai tahun 2016.

Namun salah meramal bukan hanya milik Gates. Beberapa tokoh lain terbukti salah saat meramal tentang masa depan sinar-X, telepon, jumbo jet, atau vacuum cleaner.

Yang tak kalah fatal, adalah ramalan dari Sir Alan Sugar, miliarder tenar asal Inggris. Pada tahun 2005, Sugar yang merupakan pendiri perusahaan Amstrad, pernah berkata, “Natal mendatang iPod akan mati” yang ternyata sebaliknya.
MITRA KOMPUTER1

Chating Area


ShoutMix chat widget

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

About this blog

About

Introduction

Labels

ADS 125x125

Halaman

Powered By Blogger

Labels

About Me

Foto Saya
yusuf.setiawan
"Apa yang bisa diperbuat musuh padaku !!!! taman dan kebun (surga)ku ada di dadaku, Kemanapun ku pergi, ia selalu bersamaku dan tiada pernah tinggalkan aku. Terpenjaraku adalah khalwat, pembunuhanku adalah mati syahid. Terusirku dari negeriku adalah berjihad...
Lihat profil lengkapku